Tampilkan postingan dengan label VIDEO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label VIDEO. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Juli 2010

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (20)




Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (19)




Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (18)




Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (17)




Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (16)




Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (15)




Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (14)





Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (13)





Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (12)





Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

Senin, 05 Juli 2010

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (11)




Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (10)




Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (9)




Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (8)




Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (7)




Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (6)




Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (5)




Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (4)




Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (3)




Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (2)





Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.

TELUSURI KOTA MAJAPAHIT (1)





Secara makro, bentuk kota Majapahit menyerupai bentuk mandala candi, berdenah segi empat dengan bangunan penampil yang menjorok di keempat sisinya. Pada keempat sisinya terdapat gapura masuk. Letak keraton terdapat pada bagian bidang segi empat yang pada keempat sudutnya terdapat bangunan suci agama Hindu dan Buddha. Letak keraton tapat pada pertemuan garis diagonal, seperti titik sakral dalam mandala bangunan suci. Di dalam bentuk denah keseluruhan tersebut terdapat bangunan-banguan kuna yang lokasi dan nama bangunan ditafsirkan dari isi kitab Nagarakertagama.